Kamis, 02 Desember 2010

Pengaruh Preferen (Selera Konsumen) Terhadap Permintaan

Dalam merumuskan defenisi permintaan, seringkali kita hanya fokus pada hubungan tingkat harga dan banyaknya barang dan jasa yang dibeli oleh konsumen. Namun pada kenyataannya masih banyak hal lain yang mempengaruhi banyaknya barang dan jasa yang dibeli konsumen dianggap tidak berubah. Maka dari itu, hukum permintaan hanya berlaku dalam keadaan ceteris paribus.

Hukum permintaan menyatakan : jika harga barang naik, jumlah barang yang diminta berkurang ; dan jika harga barang turun, jumlah barang yang diminta bertambah. Oleh karena itu, antara jumlah barang yang diminta dengan harga barang tersebut mempunyai hubungan berbanding terbalik.
Mengapa jika harga barang naik konsumen mengurangi jumlah barang yang diminta ?
  • jika harga suatu barang naik, konsumn terdorong untuk membeli barang pengganti yang harganya relatif lebih murah
  • jika harga suatu barang naik, kemampuan (daya beli) konsumen akan berkurang seiring dengan jumlah pendapatan yang masih tergolong kecil
Kurva permintaan menunjukkan bagaimana hubungan antara perubahan harga dengan perubahan jumlah barang yang diminta oleh konsumen. Kurva permintaan akan mengalami pergeseran seiring dengan berubahnya harga atas barang tersebut dan seiring berubahnya jumlah barang yang diminta konsumen.
Tetapi, ada faktor-faktor lain yang turut mempengaruhi banyaknya barang dan jasa yang diminta, seperti selera (preferen). Misalnya, pada sebuah keadaan pasar dimana harga daging sapi mahal, jika selera masyarakat terhadap daging sapi naik maka jumlah daging sapi yang dibeli oleh masyarakat tersebut naik. Hal ini bisa terjadi pada saat- tertentu seperti pada saat hari Raya atau hari-hari besar/peringatan. Kenaikan ini merupakan kenaikan permintaan sehingga kurva permintaannya bergeser ke kanan.
Faktor lain selain harga dan selera konsumen, antara lain pendapatan masyarakat, harga barang lain (barang pengganti), perkiraan di masa mendatang dan banyaknya jumlah pembeli di pasar. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar