Krisis telah memberi pelajaran yang mahal bagi pemerintah bahwa jaring pengaman sosial dan ekonomi Indonesia adalah kemampuan untuk memperkuat pembangunan pedesaan. Paradigma pembangunan dahulu telah menempatkan peran pedesaan/masyarakat pedesaan sebagai agen di perbatasan, yang mempunyai tugas menyediakan dan menstabilkan bahan mentah dan bahan pangan. Peningkatan produktifitas, keanekaragaman produk melalui pemberdayaan masyarakat pedesaan dan peningkatan pendapatan selama ini bukanlah merupakan fokus pada pembangunan pedesaan. Daerah pedesaan telah terbukti bertahan terhadap krisis ekonomi dan hal ini akan berlanjut di masa pembangunan Indonesia yang akan datang.
Tujuan utama adalah untuk memberi peluang bagi kemampuan daerah dan pedesaan sebagai tulang punggung ekonomi regional dan nasional. Trasnportasi pedesaan menyediakan sarana untuk memindahkan orang dan barang di dalam desa tersebut serta dari/ke desa lain untuk mendapatkan kebutuhan inti dan membangun kemampuan sosial ekonomi dari masyarakat pedesaan. Pada dasarnya, pembangunan sistem transportasi pedesaan dalam penyediaan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat desa memerlukan tiga komponen yaitu ; infrastruktur transportasi pedesaan, termasuk jalan setapak dan jalan desa, pelayanan transportasi pedesaan dan kapasitas organisasional/manajemen untuk menangani dan mensinkronisasi pelayanan dan infrastruktur transportasi.
Transportasi merupakan elemen penting dan strategi untuk mendukung salah satu misi pemerintah yaitu membangun daerah pedesaan yang dapat dicapai melalui pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan produktifitas dan keanekaragaman usaha pedesaan, membangun dan memperkuat institusi yang mendukung rantai produksi dan pemasaran, serta mengoptimalkan sumber daya alam sebagai dasar pertumbuhan ekonomi pedesaan. Transportasi diharapkan merespon masalah pembangunan pedesaan dan pengentasan kemiskinan melalui program transportasi berikut ini ;
- mempertahankan dan meningkatkan pelayanan fasilitas dan infrastruktur transportasi
- melanjutkan peningkatan sistem transportasi lokal
- peningkatan aksesibilitas ke fasilitas dan sarana transportasi.
Inisiatif Untuk Transportasi Perdesaan
- pembangunan trasportasi pedesaan harus terus didukung untuk menungkatkan kemampuan daerah dan meningkatkan kehidupan yang berkesinambungan.
- masyarakat, termasuk sektor swasta dan lembaga pendidikan harus didorong untuk berperan aktif dalam pembangunan program transportasi pedesaan.
- para stakeholders harus membuat program yang kompeherensif berdasarkan rencana aksi yang mengoptimalkan penggunaan sumber daya alam daerah dan menginterpretasikan prinsip partisipasi, penggunaan sumber daya yang berkesinambungan, perlindungan lingkungan dan pemahaman jender.
- inisiatif dan best practises yang berhasil di bidang pengembangan transportasi pedesaan harus disebarluaskan dan direplikasi seluas-luasnya.
- program pengembangan transportasi pedesaan harus merujuk ke capacity building sebagai aspek penting dalam implementasi.
- semua stakeholders termasuk pemerintah pusat dan daerah harus membuat ketetapan untuk alokasi keuangan bagi pengembangan transportasi pedesaan.
- semua stakeholders harus mempersiapkan rencana kegiatan mereka sendiri untuk meningkatkan transportasi pedesaan.
- pengembangan transportasi pedesaan harus menyetakan pemeliharaan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari rencana implementasi untuk menjamin rencana kesinambungannya.
- rencana kegiatan harus menyertakan proses monitoring dan mekanisme evaluasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar